Welcome to Me World

This is Me World...
happiness and sadness
love and hate
angel and evil
heaven and hell

let us see the world from the different eyes
the eyes of Me World

intinya nulis semau aku. he...

Rabu, 26 Agustus 2015

"Nriman"


Dalam bahasa Jawa "nriman" kurang lebih bisa diartikan dengan mau menerima apapun yang terjadi dalam hidup kita, mau itu hal yang baik ataupun buruk semua kita terima dengan ikhlas dan lapang dada. Hehe... Mungkin memang sedikit alay kali ya. Tapi ya memang begitu lho maksudnya.

Hidup itu memang tidak selalu indah dan seperti apa yang kita inginkan. Ada kalanya kita menangis, merasakan sakit, terjatuh dan mungkin juga kecewa. Hidup memang penuh dengan misteri. Terkadang apa yang sudah kita rencanakan jauh-jauh hari bisa jadi gatot alias gagal total ketika di hari eksekusi. Tak ada seorang pun yang bisa melihat masa depan and that's true!

Jadi, kalau begitu kita gak perlu ngapa-ngapain donk? Toh juga belum tentu yang kita rencanakan bisa terwujud kan? Hmm... Yang seperti itu juga tidak benar, sob. Life is a choice! Well, itu sudah common banget kan orang bilang gitu. Hehe..

Semua itu bergantung dari cara berpikir dan sudut pandang dalam menyikapi hidup saja sih sebenarnya. Ya, menurut saya sih begitu. Ketika kita mengalami sebuah kegagalan padahal kita sudah berusaha mati-matian untuk berhasil, disitulah kita sedang diuji dengan ujian yang sebenarnya lebih mati-matian lagi untuk menghadapinya dibanding dengan mati-matiannya kita berusaha untuk berhasil. Ya, gak?

Perasaan kecewa yang teramat dalam pasti akan kita rasakan. Terlebih perasaan sakit dan tentu perasaan tidak bisa menerima kenyataan yang seperti itu jelas amat memuncak. Bagaimana tidak? Siang malam sampai begadang kita berusaha sekuat tenaga dan pikiran untuk meraih keberhasilan ternyata hasilnya jauh dari kata "memuaskan hati". Haha...

Tenang. Tenanglah, kawan. Dunia belum berakhir. Ya, kan? Ketika kita gagal bukan berarti semua berhenti sampai di situ saja kan? Nah, di sinilah ujian yang sebenarnya harus kita hadapi. Ujian hati. Ciyeee...

Kembali tentang bagaimana cara berpikir dan sudut pandang kita dalam menyikapi hidup, termasuk menyikapi ketika kita mengalami sebuah kegagalan. Berbesar hatilah, kawan! Ya, terimalah kegagalan kalian. Kegagalan bukan berarti kesalahan. Berpikirlah yang lebih luas lagi. Lihatlah sebuah kegagalan itu dari sudut pandang yang berbeda. Nanti, kalian akan menemukan bahwa kegagalan adalah langkah kita menuju keberhasilan. Banyak orang-orang sukses bilang, "Habiskanlah jatah gagalmu untuk meraih keberhasilanmu".
Orang-orang yang sudah pernah mencicipi kesuksesan tidak serta merta tanpa hambatan apalagi kegagalan. Tentu mereka sudah jatuh bangun untuk meraih kesuksesan mereka.

Nah, sekali lagi sebenarnya semua bergantung pada cara berpikir dan sudut pandang saja. Ketika kita melihat sebuah kegagalan bukan menjadi sebuah hukuman atau keburukan, di situlah sebenarnya kita mulai mengasah mental kita untuk menjadi seorang pemenang. Dengan menerima kegagalan itu, dengan begitu kita tidak akan merasakan sakit hati. Kita menyadari usaha kita yang begitu besar, namun ternyata belum membuahkan keberhasilan. Terimalah. Cobalah berpikir bahwa mungkin Tuhan akan mempersiapkan jalan yang lain yang bisa jadi lebih baik dari apa yang sudah kita usahakan selama ini. Bisa jadi Tuhan sedang  mempersiapkan skenario lain yang jauh lebih indah dari apa yang kita harapkan.

Menerima semua kegagalan yang kita alami memang tidak mudah. Tapi bukan berarti kita tidak bisa mencobanya. Semua memang membutuhkan waktu dan terlebih lagi waktu untuk mengubah
cara berpikir dan sudut pandang kita dalam menyikapi kehidupan. Hehe...
"Nriman", mujarab bukan? hahahahahahaaa....

Tidak ada komentar:

Posting Komentar